0 item in the bag

No products in the cart.

WhatsApp : +6282223239478

Tips Merawat “My Baby” Ala Gudang Digital

Konco GD sudah tahu belum gimana cara menyimpan dan merawat kamera yang benar? Atau, jangan-jangan malah nggak tau sama sekali dan asal nyimpan? Wah, jangan sampai karena asal-asalan nyimpan, kamera Konco GD jadi berjamur atau bahkan rusak. Bisa-bisa ngeluarin biaya lagi buat mereparasi kamera. Punya kamera tentu harus disayang-sayang, seperti pacar. Gampang kok merawatnya. Nih Mimin kasih tau tips cara merawat “my baby” ala Gudang Digital.

Pertama-tama, Konco GD harus tau dulu nih tempat penyimpanan yang aman buat kamera dan lensa yaitu dry cabinet dan dry box. Kedua tempat ini kedap udara sehingga memiliki suhu dan kelembaban yang tetap di dalam ruangan dry cabinet atau dry box tersebut. Karena, untuk menyimpan kamera dan lensa, mengatur kelembaban adalah ‘koentji’. Tingkat kelembaban yang baik untuk menyimpan kamera dan lensa adalah 40-50%, tidak kurang dan tidak lebih dari kisaran angka itu. Karena, jika disimpan dalam waktu yang lama dengan tingkat kelembaban yang tidak sesuai dapat mengancam kesehatan kamera dan lensa. Ancamannya bisa jadi optik atau sensor berjamur, oli lensa kering, berdebu, hingga terjadi kerusakan lainnya.

Sebelum Mimin kasih tips lebih banyak, kita kenalan dulu sama dry cabinet dan dry box supaya Konco GD bisa menentukan yang mana di antara kedua tempat penyimpanan tersebut yang mau digunakan. Meskipun fungsinya sama, fitur yang dimiliki berbeda.

Dry Cabinet

Tempat penyimpanan kamera yang disebut Dry Cabinet ini berupa rak lemari yang bentuknya mirip seperti microwave hingga kulkas. Kerangka Dry Cabinet terbuat dari metal dan kaca pada bagian display. Penggunaan dry cabinet ini mudah sekali, yaitu dengan mencolokkan kabel listrik dan kemudian mengatur tingkat kelembaban yang diinginkan. Terdapat indikator angka yang menunjukkan angka kelembaban atau hygrometer serta suhu ruangan dalam dry cabinet. Untuk pengaturan kelembaban ada yang manual dengan memutar saklar dan ada juga yang secara digital dengan menekan tombol, tergantung dari merk dan seri dry cabinet. Normalnya untuk penyimpanan peralatan fotografi seperti kamera dan lensa, tingkat kelembabannya adalah sekitar 40-50%. Jangan kurang atau lebih ya, karena bisa merusak kamera dan lensa Konco GD. Soal harga, dry cabinet dibanderol sekitar Rp 900.000-an hingga jutaan. Harga tersebut menyesuaikan merk dan ukuran dry cabinet. Biasanya dry cabinet telah dilengkapi dengan alas busa, selain itu pintu dry cabinet bisa dikunci juga sehingga kamera dan lensa Konco GD dapat tersimpan dengan baik dan aman.

Kelebihan: praktis, nggak memerlukan peralatan tambahan seperti silica gel atau penyerap lembab, ukuran besar, lebih aman karena dapat dikunci dan bahan konstruksi terbuat dari metal.

Kekurangan: butuh daya listrik, berat.

Dry Box

Tempat penyimpanan berbentuk container ini harganya lebih murah jika dibandingkan dengan dry cabinet. Bahannya terbuat dari plastik ABS yang kokoh dan kedap udara. Selain itu telah terpasang indikator hygrometer analog untuk mengetahui angka kelembaban dry box. Berbeda dengan dry cabinet yang pengaturan kelembapannya menggunakan listrik serta dapat diatur sesuka hati, dry box memerlukan bahan tambahan yaitu silica gel untuk mengurangi tingkat kelembaban dan kita tidak bisa mengatur angka kelembaban sesuai keinginan. Jadi, harus menyesuaikan dengan kondisi silica gel. Nah, kalau mau beli dry box pastikan harus sekalian membeli silica gel. Tapi, jangan khawatir bingung nyari silica gel nih Konco GD. Karena di toko kamera Gudang Digital Online menjual dry box yang sudah termasuk silica gel elektrik. Silica gel elektrik lebih mudah penggunaannya daripada silica gel biasa yang dibungkus. Dengan menggunakan silica gel elektrik ini kalau silica gel-nya menunjukkan warna pink, yang mana telah menyerap kelembaban cukup banyak atau ‘khasiatnya’ sudah habis, Konco GD tinggal charge silica gel elektriknya hingga berubah warna menjadi biru. Jadi, nggak perlu ribet memanaskan silica gel di dalam microwave atau disangrai seperti yang harus dilakukan pada silica gel bungkusan yang telah berwarna pink.

Kelebihan: tidak memerlukan daya listrik, ringan dan mudah dibawa.

Kekurangan: mengontrol silica gel, tidak dapat dikunci, bahan terbuat dari plastik.

Setelah memiliki dry cabinet atau dry box, jangan buru-buru langsung memasukkan kamera ke tempat penyimpanan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai cara untuk merawat kamera dan lensa Konco GD supaya tetap kinclong selama disimpan yaitu sebagai berikut:

  • Sebelum disimpan, alangkah baiknya kamera dan lensa dibersihkan dulu. Apalagi kalau berencana akan menyimpan dalam waktu yang lama. Bersihkan secara rutin yang ringan-ringan aja, seperti membersihkan debu atau kotoran kecil yang nempel di bagian kamera atau lensa. Caranya bisa menggunakan cleaning kit seperti dust blower, lap microfiber, atau cotton buds yang dilumuri cairan pembersih lensa.
  • Lepas baterai dari kamera. Hal ini penting dilakukan karena bisa mempercepat pengurangan umur baterai atau bahkan bisa menyebabkan kebocoran pada baterai. Kamera pun beresiko juga mengalami kerusakaan apabila terlalu lama menancapkan baterai ketika tidak digunakan.
  • Simpan barang yang diperlukan aja. Barang printilan lain sebisa mungkin disimpan di tempat lain ya, supaya tidak memenuhi isi dry cabinet atau dry box-mu.
  • Bagi yang menggunakan dry box, pastikan silica gel berada pada kondisi yang baik yaitu berwarna biru. Cek juga secara berkala untuk memastikan kondisi silica gel apakah sudah berwarna pink atau masih biru. Jika sudah berwarna pink, maka jangan lupa dicas untuk silica gel elektrik dan dipanaskan atau diganti untuk silica gel yang dibungkus.

Nah, sekarang Konco GD sudah tau kan cara menyimpan serta merawat kamera dan lensa yang benar dan aman? Jangan sampai saking seringnya motret, kameranya nggak dirawat dengan baik. Kan sayang banget kalau kotor, jamuran, bahkan rusak. Mulai sekarang, sayangi kamera dengan rajin merawatnya ya, Konco GD! 🙂