0 item in the bag

No products in the cart.

WhatsApp : +6282223239478

Mau Pakai Lensa Canon di Kamera Sony? Coba Pakai Adapter Berikut Ini!

Setelah artikel sebelumnya kita membahas mengenai dua macam lensa, kali ini Mimin mau ngasih info kalau Konco GD sebenarnya bisa pakai lensa dengan mount kamera yang berbeda. Caranya dengan menggunakan adapter lensa. Jadi, semisal Konco GD punya kamera Sony tapi pengen pakai lensa Canon bisa banget dengan menggunakan adapter lensa. Alat perantara lensa dengan kamera ini berbentuk lingkaran yang memiliki pin connector lensa, yang kemudian dipasang di antara body kamera dengan lensa. Cara memasangnya sama seperti saat Konco GD memasang lensa.

Karena berhubungan dengan mounting kamera, sudah pasti adapter lensa menyesuaikan dengan body kamera dan lensa yang diinginkan. Ada adapter lensa dari Canon ke body Fujifilm, lensa Nikon ke body kamera dengan sensor micro four third (M43), dan lain sebagainya. Merk adapter pun bermacam-macam, diantaranya seperti Metabones, Commlite, Viltrox, dan Procore. Nah, sekarang di artikel ini Mimin mau memberi rekomendasi adapter lensa buat Konco GD pengguna kamera Sony yang pengen pakai lensa Canon. Mau tau apa aja? Simak ulasan berikut ya!

1. Commlite Comix Canon EF Lens to Sony E-Mount (CM-EF-NEX)

Commlite Comix EF-NEX merupakan adapter yang ekonomis. Harganya tergolong murah untuk adapter yang memiliki fitur AF dan mampu membaca data EXIF, meskipun yang terbaca hanya aperture dan focal length. Karena ekonomis, tidak banyak fitur yang ditawarkan seperti tidak bisa memperbarui firmware dan tidak memiliki pengaturan mode. Mengenai performa AF sayangnya kurang begitu bagus untuk beberapa lensa. Maksudnya, kurang cepat menangkap objek serta kadang terjadi miss focus. Apalagi dengan tidak adanya fitur upgrade firmware, kekurangan ini tidak dapat diperbaiki. Meskipun begitu, adapter ini mendukung lensa yang memiliki teknologi image stabilization (IS) dan kamera dengan teknologi In-body Image Stabilization (IBIS), sehingga foto yang dihasilkan dapat meminimalisir blur akibat gerakan tak terduga. Selain itu, adapter Commlite EF-NEX cukup kuat karena konstruksi adapter seluruhnya terbuat dari logam, termasuk pada sisi lensa dan body kamera. Jadi, nggak usah khawatir adapternya mudah patah. Adapter ini juga memiliki dudukan tripod yang bisa dilepas-pasang, pas banget digunakan untuk yang sering memakai lensa besar. Bisa dibilang, adapter ini cukup praktis dan cocok untuk Konco GD yang nggak suka ribet. 

Adapter Lensa Commlite Comix (CM-EF-NEX)

2. Viltrox Lens Adapter EF – NEX IV

Adapter Viltrox EF-NEX IV memiliki harga menengah nih Konco GD. Fiturnya selain mendukung AF dan dapat membaca data EXIF dengan baik, adapter Viltrox EF-NEX IV dapat mengontrol pengaturan lensa seperti diafragma pada kamera. Kedua seri lensa Canon EF dan EF-S dapat digunakan dengan baik pada adapter ini. Yang menarik dari adapter ini bagi kamera Sony Full-Frame adalah ketika dipasang lensa EF-S, adapter akan mengirimkan informasi tersebut ke kamera. Artinya apabila mode APS-C/Super35 di set otomatis dan menggunakan lensa EF-S, adapter akan memberitahu kamera bahwa lensa dengan crop-factor telah terpasang dan akan memotong ukuran foto sesuai dengan sensor APS-C. Selain itu, kalau Konco GD menggunakan adapter ini pada kamera Sony dengan teknologi IBIS, bisa membuat lensa non-IS Canon memiliki fitur IS dengan seketika. Asyik, kan?

Fitur lain adapter ini terletak pada body-nya yang memiliki USB port untuk memperbarui firmware dan tombol geser untuk mengaktifkan fitur CDAF (Contrast Detection AutoFocus) atau PDAF (Phase Detection AutoFocus). Kalau Konco GD menggunakan adapter ini untuk merekam video, maka lebih baik gunakan mode CDAF yang dapat mendukung Continuous AutoFocus (AF-C) dan bahkan Face-Detection. Sementara itu untuk mode PDAF tidak dapat berfungsi apabila digunakan untuk merekam video. PDAF khususnya digunakan untuk memotret karena fitur teknologi kamera seperti Face-Detection, AF, dan Eye AF dapat berfungsi dengan mulus. 

Adapter Lensa Viltrox EF-NEX IV

3. Procore Lens Adapter EF – NEX IV

Adapter lensa Canon ke body kamera Sony buatan Procore ini memiliki AF yang cukup baik. Melalui adapter Procore EF-NEX IV, lensa Canon yang dipasang pada kamera Sony dapat menangkap objek bergerak dengan cepat. Hasilnya pun bagus dan tajam. Konco GD juga bisa melakukan pengaturan lensa langsung pada kamera, seperti diafragma. Data EXIF turut terbaca dengan baik melalui adapter ini. Selain itu, untuk kebutuhan memotret fitur AF-C dan Eye AF yang terdapat pada kamera dapat berfungsi dengan normal. Adapter Procore EF-NEX IV juga tidak memengaruhi kualitas gambar yang dihasilkan dari lensa Canon pada body kamera Sony. Jadi, bisa dibilang malah berasa pakai lensa Sony dan tidak menggunakan adapter. Adapula fitur lain yang sama seperti adapter Viltrox sebelumnya, pada body adapter Procore EF-NEX IV terdapat USB port untuk memperbarui firmware dan tombol geser CDAF dan PDAF untuk mengaktifkan salah satu fitur fokus tersebut. Adapter Procore EF-NEX IV dilengkapi dengan tripod socket yang berfungsi sebagai dudukan apabila Konco GD menggunakan lensa yang besar. Tripodnya bisa dilepas-pasang dengan mudah. Soal ukuran dan berat, adapter Procore EF-NEX IV cukup ringkas. Ukurannya diameternya hanya 6,6 cm dengan lebar 2,6 cm. Sedangkan beratnya hanya 174 gram aja. 

Adapter Lensa Procore EF-NEX IV

4. Metabones Canon EF Lens to Sony E-Mount Smart Adapter V

Metabones merupakan adapter yang memiliki harga paling mahal di antara adapter-adapter sebelumnya. Untuk Metabones EF-E Smart Adapter V harganya dibanderol sekitar Rp 5 jutaan. Lalu, apa sih yang bikin adapter ini mahal banget? Well, dengan harga yang bisa menguras dompet, adapter metabones memiliki fitur yang sangat banyak di antara yang lain, bahkan bisa dibilang komplit. Selain bisa AF dan memunculkan data EXIF (focal length, aperture, dan nama lensa), Metabones EF-E Smart Adapter V memiliki firmware yang dapat diperbarui secara berkala melalui USB port yang terdapat pada adapter. Terdapat dua mode pengaturan yaitu Green Mode dan Advanced Mode yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna. Tentu saja untuk membedakan mode pengaturan tersebut, ada lampu LED sebagai indikatornya. Selain USB port, tombol pengaturan mode, dan lampu LED, pada body adapter terdapat tombol untuk mengaktifkan IBIS bagi kamera yang memiliki fitur SteadyShot seperti Sony A6500 dan Sony A7III. Dengan body yang terbuat dari bahan logam, adapter ini sangat kokoh. Ditambah dengan adanya karet untuk melindungi konektor lensa dari debu dan lembab. Untuk beratnya sangat ringan, hanya 150 gram.

Soal performa pada lensa, jika untuk memotret adapter Metabones EF-E Smart Adapter V dapat melakukan AF-C dan CDAF secara cepat, juga mendukung PDAF dan 5-axis IBIS untuk beberapa kamera Sony, serta fitur Eye-AF pada kamera yang memiliki fitur tersebut. Adapter ini juga mendukung lensa yang memiliki teknologi IS dan electronic manual focus. Akan tetapi, sayangnya performa AF khususnya pada AF-C kurang begitu bagus digunakan untuk merekam video. Tapi, untuk kebutuhan memotret jangan khawatir, segala AF berjalan dengan mulus dengan menggunakan adapter Metabones EF-E Smart Adapter V. Dari berbagai macam dukungan AF tersebut, maka performa adapter Metabones EF-E Smart Adapter V bisa dibilang sangat baik. Dengan demikian, dari segudang fitur tersebut maka boleh dibilang harganya yang mewah sebanding dengan fitur yang didapat.

Adapter Lensa Metabones EF-E Smart Adapter V

Dengan adapter-adapter tersebut, para mantan pengguna Canon dan bermigrasi ke Sony nggak usah bersedih hati lensa Canon-nya terbengkalai karena nggak terpakai. Cukup gunakan adapter yang Mimin rekomendasikan tadi dan hasilnya lensa Canon pun dapat berjalan dengan baik pada kamera Sony-mu. Sudah punya adapternya belum? Kalau belum, Konco GD bisa dapatkan adapter pilihanmu di toko kamera Gudang Digital Online ya! Selain jual kamera, Mimin juga jual adapter lensa lho. Yuk Mimin tunggu!