0 item in the bag

No products in the cart.

WhatsApp : +6282223239478

Kenalan Sama Filter Lensa Kamera Yuk! (Part. 2)

Pada artikel sebelumnya kita udah kenalan dengan bentuk-bentuk filter lensa yaa Konco GD. Sekarang, kita lanjut kenalan dengan jenis-jenis filter lensa yuk! Jenis filter lensa bermacam-macam loh Konco GD. Begitupula dengan fungsi dan efek yang dihasilkan. Langsung aja yah kita bahas apa aja sih jenis-jenis filter yang bisa kita gunakan? Berikut penjelasannya!

1. Filter UV (Ultra Violet)

Bisa dibilang Filter UV adalah filter yang paling dasar dan sepertinya harus dimiliki oleh Konco GD. Fungsi utama dari filter transparan ini untuk menghalangi cahaya sinar ultraviolet (UV) masuk ke dalam sensor kamera. Walaupun sebenarnya saat ini sinar UV tidak begitu berpengaruh pada kamera berteknologi digital. Karena sinar UV memberikan dampak pada sensor kamera film (analog) saja. Meskipun begitu, Filter UV juga berfungsi untuk melindungi bagian depan lensa dari debu, kotoran, lembab, serta goresan dari benda lain. Harganya filter UV cukup terjangkau dibandingkan jenis filter lainnya, meskipun bervariasi tergantung kualitas. Filter UV ini cocok digunakan untuk semua genre fotografi.

2. Filter CPL (Circular Polarizing Filter)

Rupa filter CPL hampir sama dengan Filter UV, yaitu transparan, hanya saja filter ini sedikit lebih gelap dari filter UV. Sesuai dengan namanya, fungsi utama dari Filter CPL adalah untuk mempolarisasi cahaya yang masuk agar mengurangi refleksi (pantulan cahaya). Selain itu, filter ini juga berfungsi untuk meningkatkan warna dan kontras sehingga hasil foto terlihat lebih jernih. Seperti misalnya ketika Konco GD memotret permukaan air atau kaca biasanya ada pantulan cahaya. Dengan menggunakan filter ini, pantulan tersebut dapat diminimalisir. Atau, saat memotret pemandangan saat siang hari membuat foto lebih terang atau buram akibat sinar matahari. Untuk menyiasatinya agar foto lebih jernih dan tajam bisa menggunakan Filter CPL. Filter CPL ini cocok digunakan untuk semua genre fotografi.

3. Filter ND (Neutral Density)

Filter ND ini memiliki warna yang cenderung gelap karena fungsi utamanya adalah untuk mengurangi kadar cahaya yang masuk ke dalam lensa. Filter ND memiliki kepekatan gelap yang bermacam-macam yang ditentukan melalui angka atau nomor pada tiap filter ND. Semakin tinggi angka filter ND, maka efek gelapnya semakin pekat. Kegunaan pengurangan cahaya ini agar pemotret bisa berkreasi menggunakan teknik slow speed atau mengurangi kecepatan shutter kamera. Seperti untuk memberikan efek dramatis pada objek yang bergerak, misalnya air di sungai, pantai, atau air terjun sehingga menyerupai kapas, awan pada siang hari, atau bisa juga memotret orang-orang yang sedang bergerak. Filter ND ini cocok digunakan untuk Konco GD yang senang landscape photography atau berkreasi dengan flash.

4. Filter GND (Graduated Neutral-Density)

Filter GND mirip dengan filter ND, sama-sama gelap tapi pada filter GND hanya satu sisi saja yang gelap dan ditambah dengan efek gradasi. Sehingga, bisa dibilang filter GND ini memiliki dua sisi yaitu bagian gelap dan transparan. Fungsi utamanya sama dengan filter ND yakni untuk mengurangi kadar cahaya yang masuk ke lensa namun hanya pada satu bagian saja. Misalnya, untuk mengurangi cahaya yang masuk dari langit namun menginginkan warna alami pada bagian bawahnya seperti lautan. Pada filter GND dibagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu Soft-Edge GND yang memiliki gradasi tipis antara gelap dan terang sehingga memberikan transisi yang lembut, Hard-Edge GND memiliki gradasi yang lebih tegas antara gelap dan terang, dan Reverse GND memiliki gelap yang tebal pada bagian tengah filter dan bertransisi menjadi warna kurang gelap pada satu sisi. Filter GND ini cocok digunakan untuk Konco GD yang senang memotret pemandangan seperti landscape atau cityscape photography.

5. Filter Warna

Sesuai dengan namanya, filter ini berfungsi untuk memberikan efek warna tertentu pada hasil foto. Warnanya macam-macam tergantung pilihan Konco GD ingin memberi efek warna apa. Filter warna ini juga berfungsi untuk mengoreksi warna seperti memberikan warna agak kemerahan (warm) atau kebiruan (cool). Sama seperti filter sebelumnya, filter warna juga memiliki jenis yang bergradasi untuk memberikan efek yang lebih dramatis.

6. Filter Efek Khusus

Selain jenis filter yang telah mimin sebutkan, ada lagi filter efek khusus lainnya nih. Filter efek khusus ini juga bermacam-macam lho. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Star Filter: memberikan efek bintang yang lebih tegas pada cahaya. Cocok buat Konco GD yang senang memotret lampu kota pada malam hari atau cityscape photography.
  • Infrared Filter: berfungsi untuk menghalangi semua cahaya yang masuk kecuali cahaya inframerah sehingga memberikan efek yang sangat dramatis pada hasil foto. Buat Konco GD yang senang berkreasi dan bereksperimen, bisa dicoba pakai filter efek inframerah ini. Filter ini cocok digunakan untuk landscape photography.
  • Soft Focus/Diffusion Filter: memberikan efek lembut pada objek foto. Umumnya filter ini digunakan untuk memotret wajah sehingga dapat memberikan efek lembut atau dreamy pada wajah subjek yang difoto. Filter ini cocok digunakan untuk portrait photography.
  • Close-Up Filter: fungsi filter ini untuk membuat objek foto menjadi lebih dekat atau memberikan efek zoom. Biasanya filter ini digunakan untuk memotret objek yang kecil, misalnya serangga, mainan, atau benda-benda kecil lainnya. Sehingga filter ini cocok digunakan untuk macro photography dan toy photography.
  • Bokeh Filter: kalau Konco GD bosan dengan efek bokeh dari lensa yang dimiliki, bisa coba filter ini. Filter ini memberikan efek bokeh yang bervariasi, seperti mengubah bentuk bokeh yang semula berbentuk lingkaran menjadi bentuk lain. Filter bokeh ini cocok digunakan untuk Konco GD yang ingin berkreasi dengan bokeh sebagai objek utama foto ataupun sebagai latar.
  • Multivision Filter: filter satu ini memberikan efek menduplikasi objek pada foto hingga tampak beberapa bayangan objek pada hasil fotonya. Cocok buat yang suka bereksperimen dan memotret kreatif.

Banyak juga ya ternyata jenis-jenis filter lensa kamera! Nah, karena sekarang udah kenalan sama filter lensa, kita jadi tau macam-macam bentuk dan jenisnya. Konco GD tinggal pilih mau filter lensa yang seperti apa dan ingin membuat efek foto yang bagaimana, supaya Konco GD nggak salah beli filter lensa dan dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan memotret. Kalau pengen beli filter lensa, Konco GD bisa dapatkan filter lensa di toko kamera Gudang Digital Online lho, langsung aja klik ini ya.

Yuk Konco GD, mari kita memotret kreatif pakai filter lensa!